SINGGAH DI PEKALONGAN

Hai Kawan,

Singgah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti berhenti sebentar di suatu tempat ketika dalam perjalanan; mampir. Kali ini, dalam perjalanan menuju kembali ke Jakarta dari Semarang, saya sempatkan untuk mampir, menjelajah sejenak di Kota Pekalongan. Kemana saja saya selama beberapa jam di Pekalongan?

GARANG ASEM H. MASDUKI

Tiba saat makan, saya langsung memutuskan untuk menyantap Garang Asem. Pilihannya tentu saja Garang Asem H. Masduki yang terletak di jalan Alun-Alun Utara, Pekalongan Timur. Rumah Makan Garang Asem H. Masduki ada dua di Pekalongan. Satu lagi ada di jalan Sudirman No.169, Kebulen, Pekalongan Barat, yang merupakan rumah makan modern dengan nuansa Jawa. Sedangkan yang di Alun-Alun Utara masih berbentuk warung sederhana.

Nasi putih dan Garang Asem tentunya, jadi santap siang saya. Potongan daging Sapi, cabai rawit utuh dan Telur Pindang disajikan dengan kuah bening kecoklatan. Kalau menurut saya, seperti Rawon tapi lebih encer. Warna coklatnya sama berasal dari Kluwek. Perbedaannya tidak menggunakan Taoge dan rasanya lebih asam segar yang berasal dari Tomat dan Belimbing Wuluh.

Garang Asem pastinya jadi makanan Pekalongan yang wajib santap!

MUSEUM BATIK

Pekalongan memang terkenal dengan Kota Batik, tapi kali ini saya tidak mencari Batik untuk dibawa sebagai buah tangan, tapi ingin tahu lebih jauh mengenai sejarah dan melihat koleksi Batik. Oleh karena itu Museum Batik Pekalongan jadi tujuan saya setelah makan siang.

Museum Batik berlokasi di jalan Jetayu No.3, Pekalongan Utara. Di sini tidak hanya bisa menilik koleksi berbagai jenis Batik dari seluruh Indonesia, tetapi juga hal-hal yang berhubungan dengan proses pembuatannya dan bahan-bahan yang diperlukan. Bahkan, kalau waktunya tepat, bisa juga ikut belajar membatik.

PABRIK LIMUN ORIENTAL

Menjelang sore selesai dari Museum Batik, saya mengunjungi Pabrik Limun Oriental. Lokasinya tidak jauh dari Museum Batik, tepatnya di jalan Rajawali Utara No.15, Pekalongan Utara. Selain tempat produksi, Pabrik Limun Oriental juga menyediakan area khusus untuk menikmati Limun di tempat.

Limun alias Orson merupakan softdrink jaman dulu, semacam sirup bersoda. Sore itu, Limun rasa Kopi Mocca dan beberapa cemilan jadi pilihan. Bangunan tua dengan furnitur antik menjadikan suasana yang tepat untuk bernostalgia. Membayangkan menjadi priyayi Jawa kaya di Pekalongan. Karena minuman ini dulu hanya bisa dinikmati oleh kaum penjajah dan bangsawan saja.

Selain minum di tempat, saya juga membeli untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Enam botol berbagai rasa sudah dikemas dalam kardus khusus. Lumayan berat pastinya, karena semua minuman masih menggunakan botol kaca.

SEGO MEGONO RINDU MALAM

Sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta, waktunya untuk mengisi perut terlebih dahulu. Kali ini pilihan saya adalah Sego Megono. Nasi bungkus daun Pisang dengan cacahan Nangka muda atau Gori yang dimasak dengan parutan Kelapa, Kecombrang, dan bumbu lainnya. Sebagai pelengkap, berbagai jenis lauk bisa jadi pilihan, seperti Tempe Mendoan, Sate Kerang, Sate Telur Puyuh, Ayam Goreng, dan lain-lain.

Sego Megono dapat ditemui dengan mudah di Pekalongan, khususnya menjelang malam. Makanan ini juga tersebar sepanjang jalur pantai Utara khususnya Jawa Tengah. Lesehan Sego Megono Rindu Malam di jalan Urip Sumoharjo, Pringlangu, Pekalongan Barat, yang jadi pilihan saya malam itu.

Perut kenyang, hati senang. Selesai sudah “singgah” saya di Pekalongan, waktunya kembali melanjutkan perjalanan. Kali lain pastinya tak akan hanya singgah, tapi menyiapkan waktu khusus untuk menjelajah Pekalongan.

Selamat menjelajah!

Kisah & foto oleh @fannygumay untuk kawanjelajah

#ayo_jelajahindonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star