Surga Dunia, Menanti Matahari di Lembhing Kopeng, Pulau Bawean

Hai Kawan,

Tiga hari saya disuguhi pemandangan indah matahari terbenam di Pulau Bawean. Dari tanjung yang berkarang tajam, pulau pasir di tengah laut, sampai tempat kincir angin di puncak bukit. Tapi ternyata semua belum cukup. Suguhan matahari terbit dengan pemandangan indah Pulau Bawean 360 derajat jadi pelengkap!

Hari terakhir di Pulau Bawean. Pukul 8 nanti harus sudah siap di Pelabuhan Sangkapura untuk naik kapal cepat kembali ke Gresik. Tapi penjelajahan ini belum lengkap rasanya tanpa melihat matahari terbit di salah satu sudut Pulau Bawean.

Mendengar kenekatan mendaki bukit di Kepongan sore sebelumnya, Tony menawarkan melihat matahari terbit di Lembhing Kopeng, Sungai Terus, besok pagi. Salah satu tempat tertinggi yang juga mempunyai kincir angin raksasa. Tawaran yang tidak bisa ditolak. Dia sangat yakin saya akan menjawab iya, dan itu jawaban pasti saya saat teman-teman yang lain menjawab lihat nanti karena perjalanan tiga hari ini sudah sangat melelahkan. Saya berjanji untuk siap di penginapan pukul 4 besok.

Adzan Subuh berkumandang dari Mesjid di samping penginapan, pukul 04.15. Setelah Shalat Subuh, penjelajahan dimulai. Akhirnya yang bergerak cuma saya dan Reny ditemani oleh Tony dan Basrid. Kami bermotor dikegelapan. Melewati jalan-jalan beton menyusuri sawah dan hutan serta sesekali melewati satu dua rumah penduduk dengan lampu yang masih menyala. 15 menit kemudian motor diparkir di tepi jalan di tengah hutan. Waktunya mendaki bukit lagi.

Tepat pukul 5.15 kami sampai di Lembhing Kopeng. Dua buah batu besar dan tiang kayu kincir angin di puncak bukit jadi lokasi untuk menyaksikan keindahan pagi ini. Sebagai latar depan matahari adalah laut, Pulau Gili, dan perbukitan yang berlapis-lapis. Sedangkan di bagian belakang kami adalah lembah, lapisan perbukitan dengan hutan, sawah, dan perkampungan. Di ujung Kanan masih terlihat laut dan Pulau Selayar. Matahari sudah mulai naik. Sayangnya tertutup awan tebal. Sesekali terlihat saat awan bergerak tertiup angin. Udara sejuk, angin sepoi-sepoi, pemandangan indah, secret place. Surga dunia!

bawean31 bawean34bawean32 bawean33

Lengkap sudah perjalanan saya di Pulau Bawean. 4 hari 3 malam yang menegangkan, menyenangkan, dan melelahkan. Keputusan yang tepat untuk menjelajahinya. Kawan, kamu wajib memasukkan pulau ini ke bucket list kamu! Ayo jelajah Pulau Bawean!

Ikuti apa yang unik, enak, dan menarik di Pulau Bawean. Klik JELAJAH untuk menerima notifikasinya lewat email.

@kawanjelajah

#ayojelajahindonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s