Tesso Nilo, Ajari Gajah dan Jebak Harimau Sumatera

Hai Kawan,

Delapan bulan lebih berdomisili di Pekanbaru, tak banyak yang aku ketahui tentang Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Memang pernah mendengar tentang Sekolah Gajah atau Flying Squad di Riau, tapi dimana lokasi dan apa kegiatannya belum terbayang. Mendapatkan kesempatan ikut serta dalam kegiatan WWF ke TNTN tentu saja tidak aku tolak.

Jam 7 pagi sudah siap di kantor WWF Pekanbaru, untuk bersama team menuju TNTN. Sebenarnya tawaran yang diberikan ke saya untuk dua hari satu malam, tapi karena kesibukan kantor akhirnya saya hanya bisa mengikuti kegiatan hari ini saja. Perjalanan menuju TNTN di Kabupaten Pelalawan memakan waktu hampir 4 jam, dengan kondisi jalan tak beraspal selama 1 jam terakhir .

tessonilo02Saat tiba di Flying Squad TNTN, Gajah Sumatera penghuninya sedang tidak ada. Kegiatan pagi ini adalah memandikan mereka di sungai. Sayang sekali aku harus melewatkannya. Pukul 11 mulailah mereka kembali. Dua pasang Gajah Sumatera dewasa, Indro, Rahman, Ria ,dan Lisa, bersama tiga ekor anak gajah, Tesso, Nela, dan Imbo, adalah penghuninya. Saat memasuki pintu gerbang Flying Squad, Indro tak terlihat. Rupanya Indro sedang masa birahi, jadi suasana hatinya sedang tidak bagus, sang pawang atau mahout memisahkannya dari rombongan. Sementara Imbo, gajah termuda dengan setia mengikuti Ria, ibunya.

tessonilo01tessonilo05tessonilo03tessonilo04Saat kembali dari mandi pagi memang cuaca cukup panas, jadi Ria dan Nela pun harus diguyur dari kolam penampungan air yang ada di TNTN. Walaupun gajah, Nela dasarnya memang masih anak-anak yang senang bermain. Selesai diguyur dia berlari menghampiri saya dan team WWF yang sedang berada di pinggir area kolam penampungan, dan meloncati rantai pagar pembatas. Wah, walaupun baru berusia 4 tahun, tinggi Nela sudah hampir sedadaku.

Hal yang menarik perhatian aku adalah ketika Ria dan Lisa, dua Gajah Sumatera betina ini dipertemukan. Suasana jadi riuh dan ramai karena mereka berdua saling bersahut-sahutan. Kordinator Flying Squad pun menjelaskan bahwa Ria dan Lisa sudah tidak bertemu selama tiga hari, dan layaknya ibu-ibu yang baru bertemu lagi, keduanya asik ngobrol dan bergosip.

Aku juga mengikuti kegiatan simulasi pemasangan camera trap untuk Harimau Sumatera. Jadi di TNTN ini tidak hanya ada Gajah Sumatera, tetapi juga Harimau Sumatera yang menjadi fokus perlindungan untuk fauna. Simulasi ini dilakukan di hutan sekitar Flying Squad TNTN. Menyusuri jalan setapak yang membelah hutan terbuka yang ternyata juga jadi pilihan satwa liar, gajah dan harimau, untuk berpindah tempat. Akankah bertemu dengan salah satu satwa liar itu?

tessonilo07tessonilo06Team WWF Pekanbaru yang bertanggung jawab terhadap kegiatan ini menjelaskan panjang lebar tentang pemasangan camera trap ini. Berapa banyak Harimau Sumatera yang sudah “tertangkap” kamera, area penyebarannya, teknologi yang digunakan, sampai kendala-kendala yang ditemukan di lapangan pun dijelaskan. Hasil camera trap yang baru dipasang tadi pagi pun diperlihatkan. Belum ada harimau sumatera yang “terperangkap”, yang ada rombongan yang sibuk mencari camera trap yang terpasang.

Selesai kegiatan, rombongan team WWF melanjutkan perjalanan menuju peternakan lebah yang juga berada di area TNTN. Aku termasuk rombongan yang harus bertolak langsung ke Pekanbaru malam nanti, jadi aku masih punya waktu untuk berkeliling Flying Squad TNTN. Suguhan sore ini adalah menyaksikan Tesso dan Nela berlatih, dan Lisa dan Imbo mandi sore di kolam.

Ternyata gajah termasuk hewan yang mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah-perintah yang telah diajarkan. Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba-aba. Sore ini aku menyaksikan bagaimana Tesso dan Nela berlatih duduk, memberi hormat, jalan beriringan sambil menggandeng ekor, sampai tiduran. Luar biasa!

tessonilo08Saat matahari terbenam di TNTN, berakhirlah perjalanan hari ini. Walaupun masih harus menempuh perjalanan panjang kembali ke Pekanbaru, sehari di TNTN ini telah banyak membuka mata tentang kegiatan yang dilaksanakan oleh WWF dan dampaknya bagi kelangsungan hidup Gajah dan Harimau Sumatera di Riau. Mudah-mudahan ini bukan perjalanan pertama dan terakhir ke TNTN. Aku masih ingin melihat Imbo tumbuh besar dan menjadi gajah Flying Squad yang membantu mengurangi konflik antara manusia dan gajah liar di area TNTN. Terima kasih WWF untuk kesempatan yang diberikan.

Dan ini adalah fakta yang harus kamu ketahui soal Gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus).

1. Gajah adalah mamalia darat terbesar di bumi yang masih hidup. Berat Gajah Sumatera dewasa bisa mencapai lebih dari 3 ton.
2. Umur gajah bisa mencapai 70 tahun. Gajah betina siap bereproduksi setelah berumur 8-10 tahun, sementara gajah jantan setelah berumur 12-15 tahun. Gajah betina mempunyai masa reproduksi 4 tahun sekali, lama kehamilan 18-22 bulan dan hanya melahirkan 1 ekor anak. Seekor anak gajah akan menyusu selama 2 tahun dan hidup bersama induk selama 3 tahun.
3. Gajah hidup dengan pola “matriarchal”, yaitu hidup berkelompok yang dipimpin oleh betina dewasa dengan ikatan yang kuat. Terdapat dua kelompok gajah di blok hutan Tesso Nilo(kurang lebih 20-30 ekor di bagian utara dan 40-50 ekor di bagian selatan).
4. Gajah mempunyai ingatan yang sangat baik dan jarang melupakan perintah-perintah yang telah diajarkan. Seekor gajah mampu mengingat 25 perintah atau aba-aba.
5. Gajah jantan mulai tumbuh gadingnya sekitar umur 2 tahun dan akan tumbuh terus selama gajah hidup. Berbeda dengan gajah betina afrika yang gadingnya terlihat jelas, gajah betina sumatera memiliki gading yang sangat kecil sehingga lebih menyerupai gigi taring.
6. Gajah menghabiskan waktu 18-24 jam dalam satu hari untuk mencari makan. Satu ekor gajah sumatera membutuhkan makanan lebih dari 300 kg tumbuhan segar dan 20-50 liter air setiap harinya.
7. Status perlindungan gajah sumatera: IUCN: terancam punah, CITES: appendix I, PP No.7 tahun 1999: satwa dilindungi.

@kawanjelajah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s